Zam Zam Ahmad Nurjaman ..

Tulips Doi adalah kakak gue (setidaknya gue menganggap dia seperti itu adanya) waktu sama-sama kuliah di Jurangmangu. Tepatnya teman, sahabat, dan kakak sepanjang perjalanan dan memori di STAPALA -kelompok pencinta alam di STAN/Prodip.

Dulu sering banget jalan bareng ama Zamy, naik gunung atau sekedar nongkrong di posko Stapala, gedung G108.  Selain temen naik gunung, Zamy juga kakak kelas gue di Prodip Anggaran, jadinya sering tanya-tanya pelajaran juga ke dia.

Waktu dia penempatan di Takengon, gue masih sering contact sama dia. Bahkan waktu gue masih di BPLK, Zamy masih sering menghubungi gue. Terakhir ngilang waktu doi penempatan di Bandung. Nah, gue ngga pernah denger kabar dari dia ever since.

Zamy, loe banyak memberikan pelajaran hidup buat gue. Walau mungkin elo ngga merasa seperti itu, tapi gue sangat terbantu dengan nasihat-nasihat yang elo berikan.

"Sebuah untaian bunga untuk seorang sahabat

yang tak pernah lelah dengan kesahajaannya

menemani, membasuh, membaluri

hati dan perbuatan, dengan ketulusan

Sebuah untaian bunga untuk seorang sahabat

yang pernah mengalungi lembaran lama kehidupan

yang ngga akan pernah pupus dihapus ombak

Sebuah untaian bunga untuk seorang sahabat

yang tengah berjuang mengarungi hidup"

Miss you, Zamy…

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.